"Equipment" for your "Weapon"

Posted by Fristo Daniel On 05.55
Kali ini kita akan membahas perlengkapan apa saja yang wajib disediakan untuk "Senjata Perang" kita. Dengan berjalannya waktu, pasti kamera anda membutuhkan "support" dari aksesoris lain. Seperti:

1.    Cleaning Kit (pembersih)
Cleaning kit terdiri dari : Blower, Lenspen, Cleaning tissue, Cotton bud, LCD Cleaner, dsb. kita wajib punya pembersih untuk kamera kita, karena kamera rentan terkena debu dan jamur. dengan adanya alat pembersih ini kita dapat menjaga kebersihan kamera kita, menghindari terkenanya jamur pada lensa, dan debu pada sela-sela yang ada di body kamera kita.






2.    Dry Box
Dry box ini adalah sebuah kotak yang dapat menjaga ke-sterilan kamera dan perlengkapan lainnya agar terhindar dari jamur, biasanya di gunakan ketika kita tidak/jarang memakai kamera kita dalam jangka waktu yang lama.

                              

3.    Tas Kamera
Peralatan yang satu ini memang sering diprioritaskan oleh para fotografer, terutama bagi para fotografer yang memiliki banyak peralatan selama kita berpergian. Dengan mengunakan tas kamera kita juga dapat meminimalisirkan benturan dan terhindar dari air. Banyak jenis tas kamera, mulai dari backpack, ikat pinggang, sling-slide (menyamping) sampai yang mirip koper.

                                         

4.    Flash External
Tidak ketinggalan perlengkapan yang satu ini, yaitu Flash External. Flash External berfungsi untuk menjadi sumber cahaya sesaat yang bisa membuat obyek yang difoto menjadi terang. Flash External yang tergolong generasi baru sudah dilengkapi dengan berbagai mode tambahan yang berfungsi untuk memberikan hasil yang lebih baik.



5.    Battery Grip
Battery grip adalah aksesoris kamera yang dipasang dibawah kamera yang berfungsi untuk kita bisa memasukkan baterai cadangan. Baterai cadangan bisa digunakan langsung untuk operasi kamera sehingga tidak diperlukan mengganti baterai bila baterai utama habis. Battery Grip juga memiliki fungsi sebagai alat bantu ketika kita mengambil foto secara vertikal. Battery grip memiliki beberapa tombol tambahan seperti tombol shutter dan beberapa tombol lain untuk mengubah titik fokus.

                                         

6.    Tripod
Terkadang perlengkapan yang satu ini terlalu di anggap remeh. Biasanya karena sudah adanya lensa yang built-in Image Stabilizer jadi Fotografer tidak begitu memerlukan perlengkapan yang satu ini, tetapi bukan karena ada atau tidak adanya image stabilizer di lensa yang kita pakai, tetapi dengan kita menggunakan tripod kita akan mendapatkan hasil yang lebih tajam. Fungsi lain dari tripod, seperti: mengurangi goncangan, membantu menyokong lensa yang berat (seperti lensa tele), dan untuk membantu bila kita ingin foto "Narsis".

                                          

7.    Filter
Filter adalah aksesoris yang memiliki berbagai fungsi. Beberapa fungsinya untuk memberikan efek tertentu pada gambar, untuk menambah kontras gambar, dan ntuk mendapatkan warna natural. Beberapa contoh filter:
  •       Filter UV
      Filter ini berfungsi sebagai pelindungi lensa, filter ini relatif murah sehingga kita tidak akan berpikir dua kali untuk membeli filter pelindung lensa ini. Dengan terpasangnya filter ini di lensa kita, kita akan lebih aman untuk mengambil gambar yang kita inginkan.
  •       Filter GND ( Gradual Neutral density)
    Filter ini berfungsi untuk mengurangi jumlah cahaya dengan tingkat penggelapan yang bersifat gradasi (bagian atas lebih gelap dan semakin ke bawah semakin terang). Grad-ND sangat berguna saat anda akan memotret landscape yang melibatkan langit, karena beda terang yang sangat mencolok antara langit dan tanah.
  •       Filter Infra red
   Filter ini berfungsi untuk menyaring cahaya engan panjang gelombang infra merah, sehingga bisa menghasilkan hasil akhir sebuah foto dengan warna yang berbeda.
  •       Filter B/W (Hitam Putih)
      Filter ini berfungsi untuk memblok range warna tertentu menjadi gelap dan membiarkan/melewatkan range warna tertentu menjadi terang
  •       Filter CPL (Circular Polarizing)
      Filter ini berfungsi untuk mengurangi pantulan cahaya, meningkatkan saturasi dan kontras warna.

                                                            


8.    Lensa tambahan
Nah, perlengkapan yang satu ini berguna bila anda menginginkan spesifikasi/kelebihan tertentu dari sebuah lensa tambahan (bukan lensa kit/bawaan)
Beberapa contoh lensa tambahan yang digemari oleh fotografer:
  •       Tele Lens
Lensa Tele adalah lensa dengan konstruksi panjang yang lebih pendek daripada panjang fokusnya sehingga mengakibatkan pusat optis berada di luar badan lensa. Sebuah lensa tele dapat dikenali dengan adanya susunan kanta yang disebut telephoto group yang didesain untuk jarak fokus yang jauh. 
       
                                                  
  •       Wide Angle Lens
Lensa sudut lebar adalah lensa dengan panjang fokus lebih pendek daripada lensa normal, sesuai dengan ukuran bingkai citra pada bidang film pada kamera film, maupun dimensi sensor foto pada bidang fokal pada kamera digital.Menurut standar fotografi, lensa normal adalah lensa yang mempunyai panjang fokus mendekati panjang diagonal bidang fokal. Lensa sudut lebar dengan panjang fokus yang lebih pendek akan memproyeksikan lingkaran citra yang lebih besar ke bidang fokal.

                                                  
  •       Fish Eye Lens
Lensa mata ikan  adalah lensa sudut lebar dengan sudut pandang hemisperis yang sangat lebar. Lensa mata ikan pertama kali didesain dan dikembangkan guna kepentingan meteorologi untuk mempelajari barisan awan dan pertama kali disebut whole-sky lenses, lensa mata ikan menjadi populer pada fotografi umum karena distorsi citranya yang khas.

                                             
  •       Macro Lens
Lensa makro adalah lensa yang didesain untuk panjang fokus yang sangat pendek. Lensa ini khusus digunakan untuk menangkap detail maksimal dari suatu objek. Banyak digunakan untuk foto-foto produk dan sains.

                                                    


Reflections Photography

Posted by Fristo Daniel On 01.20
Kali ini kita akan membahas tentang 'Reflections Photography' atau sering di sebut juga Fotografi refleksi. 
Fotografi refleksi adalah jenis forografi yang menitik beratkan pada pantulan atau refleksi dari sebuah objek yang ada dengan menggunakan air, permukaan refleksi dan cermin. 

3 Elemen yang berperan penting dalam Fotografi refleksi:

a. Exposure (Pencahayaan)
    Pencahayaan menjadi sangat penting ketika refleksi itu tidak terlihat. Kita harus pintar-pintar menentukan pencahayaan yang tepat agar refleksi itu dapat terjadi sesuai dengan keinginan kita. Dalam kamera DSLR kita dapat mengubah ISO atau menurunkan shutter speed untuk mendapatkan cahaya yang tepat. 

b. Media
    Media dalam konteks ini merupakan material yang digunakan untuk memantulkan/merefleksikan sebuah objek. Contoh-contoh media yang dapat digunakan untuk mendapatkan refleksi yang anda inginkan : Air, Cermin, Marmer, Gelas, Layar handphone dan sesuatu yang mengkilap & memiliki sifat refleksi.

c. Placement (Penempatan)
    Terkadang kita tidak begitu memperhitungkan elemen yang satu ini. Dengan terlewatkannya elemen ini kita tidak bisa dapat hasil yang maksimal dari refleksi yang kita inginkan. Kita harus jeli menempatkan kamera kita diposisi yang tepat, focal length yang benar, dan sudut pengambilan gambar itu sendiri.

*Elemen tambahan yaitu FIlter CPL, FIlter CPL untuk meningkatkan kontras warna yang mungkin anda perlukan   untuk memaksimalkan Foto refleksi anda.


beberapa contoh foto refleksi:

pencahayaan yang tepat dapat menghasilkan pantulan yang indah


refleksi mengunakan media air

pantulan foto mengunakan kacamata yang mengkilap